Friday, 19 August 2011

Budaya Salaman ala Lebaran Mulai Tergerus


Keberadaan arus tehnologi yang semakin menguat saat ini, ternyata menimbulkan sebuah perubahan budaya salaman di tengah-tengah kehidupan masyarakat. karena saat ini manusia di manjakan tehnologi yang semakin cepat melaju tanpa batas wilayah maupun negara, karena budaya silaturahmi yang dulu kita kenal bersalaman, sudah berganti dengan budaya tulis dan ngobrol lewat tehnologi yang tak mengenal jarak sejauh apapun itu tempatnya.

Berangkat dari kondisi di atas membuat pergeseran budaya dalam kehidupan masyarakat, yaitu: dari budaya lebaran salaman menuju perubahan arus tehnologi yang semakin menguat. Opini tersebuat berdasarkan fakta di lapangan, bahwa masyarakat sudah tidak terlalu menghiraukan tentang silaturahmi bersalaman, karena dengan tehnologi manusia sudah bisa bersilaturahmi, walau tanpa bersalaman sedikitpun yang dahulu sering di lakukan di hari lebaran.

Keadaan budaya salaman mulai berkurang seiring waktu perubahan zaman yang saat ini di kuasai arus tehnologi yang semakin cepat dalam memberikan informasi maupun berinteraksi satu sama lain, sehingga salaman di anggap budaya yang kurang cepat, tidak seperti tehnologi yang cepat dalam memberikan informasi dan berkomunikasi.

Budaya salaman sering melekat pada hari lebaran, banyak masyarakat berbondong-bondong bersilaturahmi kepada tetangga, sanak saudara dan lain sebagainya, sehingga budaya silaturahmi tersebut kita kenal dengan budaya salaman, tetapi seiring perubahan zaman yang kian terasa dalam nafas kehidupan masyarakat, ternyata membuat budaya silaturahmi atau kita kenal budaya salaman di hari lebaran mulai terus berkurang dari waktu kewaktu. Lalu yang menjadi pertanyaan apakah budaya salaman di hari lebaran akan Benar-benar hilang dalam kehidupan di tengah-tengah masyarakat? Kalau melihat dari waktu kewaktu budaya salaman mulai berkurang, tentu tidak menutup kemungkinan budaya salaman akan Benar-benar hilang dan tergerus arus tehnologi yang semakin menguat dan mengakar saat ini.

Kondisi bentuk ala salaman di waktu lebaran mulai berkurang merupakan fakta di lapangan, bahwa masyarakat sudah tidak terlalu mementingkan silaturahmi ala salaman, namun cukup lewat media internet maupun HP atau lain sebagainya dalam menjalin silaturahmi tanpa bertemu langsung di waktu lebaran. Inilah perubahan budaya salaman yang kian hari semakin tergerus arus tehnologi, bahkan budaya salaman tergerus juga dikarenakan cara pandang makna lebaran yang dahulu sebagai ajang silaturahmi, tetapi ada sebagian masyarakat yang bergeser menuju budaya wisata di hari lebaran.

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com).........

Nafas Bangsa Amerika di Ramalkan tinggal Satu Abad Lagi


Dalam sejarah besar Bangsa-bangsa di dunia, ternyata tidak ada bangsa yang mengalami keabadian, sebab sebuah bangsa pasti mengalami pasang surut, sehingga bangsa super power sekalipun dapat hilang begitu saja, bagaikan pulau yang sirna di telan tsunami.

Saat ini dunia sedang berada dalam genggaman dominasi bangsa Amerika yang kian merajalela kekuasaannya, bahkan tidak hanya dibidang politik dan budaya, namun di segala arah bangsa Amerika mulai menunjukkan kekuasaan yang semakin menguat dan mengakar, namun semua kekuatan itupun akan mengalami keruntuhan, karena ada rahasia alam yang sering terjadi dan tidak bisa di bantah lagi tentang umur sebuah negara.

Keberadaan bangsa Amerika sangat penting dalam peta dunia, karena dominasi bangsa tersebut terhadap bangsa lain yang semakin terasa kekuatannya, lalu apakah bangsa Amerika akan mengalami keruntuhan juga seperti bangsa super power sebelumnya?..Tentu semua bangsa super power di dunia pasti akan mengalami keruntuhan, sebab tidak ada keabadian di alam semesta ini, oleh karena itu bangsa Amerika di ramalkan satu abad lagi hanya tinggal sebuah nama belaka, seperti bangsa Yunani dan Romawi di masa silam.

Persoalan tentang kebenaran ramalan tersebut, tentu perlu di ulas kembali baik dari segi metafisika maupun dari segi keilmiahannya, agar dapat menemukan kebenaran tentang berita ramalan tersebut, apalagi mengingat bangsa besar di dunia tidak ada yang mengalami keabadian.

Kabar tentang nafas bangsa Amerika tinggal satu abad lagi, ternyata mampu menyedot perhatian kaum intelektual maupun para pakar spiritual, untuk mencari kebenaran berita tersebut, agar menemukan sebab musabab bangsa Amerika akan runtuh satu abad mendatang, itulah petikan sedikit tentang ramalan bangsa yang saat ini sebagai kekuatan yang mendominasi di dunia.

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com).........

Batu Tak Bernama


Batu itu diam tak berkata
Lalu aku coba cari tahu tentang batu yang tak bernama
Kuajak ngobrol dengan ulasan singkat
Ternyata batu lebih paham tentang tata cara bicara
Karena batu bicara tanpa ada dusta

Hmm.....batu ini memang unik
Kalau kupetik pancarkan kata yang menarik
Walau dia tak berkata seperti kita
Namun batu punya bahasa
Hanya saja berbeda dengan kita

Batu hitam mengkilat
Berparuh derup rebah bata
Sampai batu hilang lenyap senyap
Hingga menjadi benda tak bersuara
Karena batu sudah sirna tiada

Batu bata diam tak ada kata
Sebab batu telah hilang di telan lembah bahaya
Di balik batu ada diam tak ada kata
Itulah batu yang punya keragaman tata cara
Namun tak tertera dalam raga
Karena batu telah lama lewat tiada

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com).........

Cinta di Titik Ayat Suci





By: Khoirul Taqwim



Cinta terukir di atas ayat suci

Membahana di antara hati syahdu

Bersama Do'a-do'a langit biru

Sepanjang nyawa menyatu raga

Sampai nafas berakhir tanpa sisa



Oooo........ayat suci

Kutitip bahasa cinta abadi

Tertanam dalam lembaran jiwa

Hingga daku menemui sang pengeja bahasa

Tentang cinta dalam tentangnya



Oooo.........ayat suci

Perantara indah di antara garis cinta

Mengalun merdu bersama nada jiwa

Meraih mimpi yang kian dekat mendekap

Hingga diri bahagia sepanjang hayat



Oooo.......ayat suci

Kisah sebuah makna cinta

Keabadian dalam rasa jiwa

Sampai menutup mata dititik jalan terakhir

Hingga daku hilang tanpa jejak sedetak



Sajak Do'a Tinta Darah





By: Khoirul Taqwim



Ya! Allah

Darahku hari ini mengalir sebagai tinta perubahan

Di saat melihat bangsaku di terkam para koruptor

Di waktu negeriku mengalir air mata kepedihan

Saat itu nusantara berduka lara

Waktu itu negeriku tinggal sebuah nama

Masya' Allah, bangsaku sudah tiada

Yang dahulu gagah perkasa

Innalillah, tanah airku terkubur sudah

Bersama keserakahan dan kedzaliman



Ya! Allah

Katanya bangsaku adalah bangsa kaya raya

Namun rakyat dari sabang sampai merauke terkapar lapar

Katanya negeriku adalah negeri sejahtera

Namun kulihat jutaan kepala manusia termiskinkan

Katanya tanah airku adalah tanah air kesuburan

Namun kulihat tanah airku dimakan tikus kuburan



Ya! Allah

Aku berlindung kepadamu

Dari godaan syetan yang paling terkutuk

Amiens...........